Langsung ke konten utama

Pondok Pesantren Tarbiyatul Quran Al-Mujaddid Buka Pendaftaran Santri Baru

 

Pondok Pesantren Tarbiyatul Quran Al-Mujaddid 

Telah dibuka pendaftaran santri baru program tahfidz dengan biaya sangat terjangkau, Pondok Pesantren Tarbiyatul Quran Tahun Pendidikan 2023-2024. 

Pendaftaran dibuka tanggal 10 Januari - 30 Maret 2023 untuk gelombang pertama dan tanggal 5 April - 15 Juni 2023 untuk gelmbang kedua.

Pendaftaran dilakukan dengan mengisi link google form yang sudah disediakan: https://forms.gle/mc63keSxns5aVShE9. Atau bisa juga datang langsung ke kantor pendaftaran di Perum. Bumi Sampiran Indah, Blok. A5, No. 3, Desa Sampiran, Kecamatan Talun (45171) Kabupaten Cirebon - Jawa Barat pada jam kerja pukul 08.30 - 16.00 WIB.

Untuk informasi selengkapnya dapat menghubungi call center berikut:

1. 085940654970 (Ust. Syamsi)

2. 08978195938 (Ust. Faisal)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Tafsir Muyassar karya Aidh al-Qarni

Oleh : Diki Ramadhan Kitab suci agama Islam adalah Al-Quran, yang berisi tentang, akidah, syariah dan aturan-aturan. Tentunya dalam menterjemahkan Al-Quran dalam kehidupan memerlukan alat bantu yang disebut tafsir. Pada saat ini sudah banyak sekali kitab-kitab tafsir yang bermunculan dengan berbagai metode dan corak penafsiran, salah satu kitab tafsir yang hadir baru-baru ini adalah tafsir Muyassar karya Aidh al-Qarni, dan pada tulisan ini akan sedikit memperkenalkan kitab tafsir tersebut. Biografi Singkat Aidh al-Qarni Aidh al-Qarni lahir di perkampungan al-Qarn tahun 1379H (1960 M). Nama lengkap beliau adalah Aidh Abdullah bin Aidh al-Qarni. Nama al-Qarni diambil dari daerah asalnya di wilayah selatan Arab Saudi. Beliau berasal dari keluarga “Majdu” di perkampungan al-Qarn, sebelah selatan kerajaan Arab Saudi. Di perkampungan ini lah beliau dibesarkan, sejak kecil dia sudah diperkenalkan oleh ayahnya dengan aktivitas keagamaan. Sejak kecil sang ayah sudah membawa al-Qarni ke masjid u...

Konsep Jemaah dalam Islam dan Implementasinya

  (Oleh : Dr. KH. Toto Abu Zulfa Muhammad, M.Ag) Penulis : Ananda Dwi Hartanto Kata jamaah harusnya tidak asing lagi bagi telinga umat muslim, apalagi jika dikaitkan dengan sholat. Pada tulisan ini, penulis mencoba mengupas sedikit tentang konsep jamaah dalam Islam dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari, yang diambil dari kajian Dr. KH. Toto Santi Aji, M.Ag. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya.... Konsep Jamaah وَاعۡتَصِمُوۡا بِحَبۡلِ اللّٰهِ جَمِيۡعًا وَّلَا تَفَرَّقُوۡا‌ ۖ وَاذۡكُرُوۡا نِعۡمَتَ اللّٰهِ عَلَيۡكُمۡ اِذۡ كُنۡتُمۡ اَعۡدَآءً فَاَ لَّفَ بَيۡنَ قُلُوۡبِكُمۡ فَاَصۡبَحۡتُمۡ بِنِعۡمَتِهٖۤ اِخۡوَانًا ۚ وَكُنۡتُمۡ عَلٰى شَفَا حُفۡرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنۡقَذَكُمۡ مِّنۡهَا ‌ؕ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَـكُمۡ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمۡ تَهۡتَدُوۡنَ   “ Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah ...